DESIGNED BY DILA
shop-ad.jpg
Print

Written by Administrator. Posted in Latest News

Seminar EFA-ALP

[Lumajang, 2 Oktober 2013] – Sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran dan perlindungan hak-hak anak di area pertanian tembakau, STAPA Center bekerjasama dengan PT. HM Sampoerna Tbk. dan Dinas pemerintah terkait menyelenggarakan Seminar EFA (Education For All) bertema “Peningkatan Kesadaran Tentang Hak-Hak Anak Dalam Upaya Mengurangi Praktek Pekerja Anak Di Sektor Pertanian”. Seminar tersebut ditujukan bagi masyarakat petani tembakau di 9 (Sembilan) Kabupaten (Jember, Jombang, Pamekasan, Probolinggo, Lumajang, Ponorogo, Blitar, Lombok Timur, Lampung Timur).

“Menyikapi masih maraknya pekerja anak di Jawa Timur, khususnya di area pertanian dan perkebunan, kami  Stapa Center bersama dengan Sampoerna berkomitmen untuk terus berupaya agar anak-anak dapat dijauhkan dari bekerja di pertanian agar dapat terpenuhi kebutuhan dan hak-haknya, yaitu hak hidup, hak untuk tumbuh dan berkembang serta hak-hak atas pendidikan karena apapun dan bagaimanapun, anak-anak adalah masa depan kita,” sebagaimana disampaikan oleh Syahrul Muhtarotul Wahidah, Asisten Program Manager, STAPA Center.

Acara ini diharapkan mampu meningkatkan respon dan keterlibatan petani dalam mensosialisasikan penghapusan pekerja anak di sektor perkebunan, meningkatkan kesadaran mereka terhadap hak-hak anak termasuk hak atas pendidikan, serta memaparkan kondisi anak-anak yang terlibat di  sektor perkebunan dan kompleksitas isu tersebut.

Print

Written by Administrator. Posted in Latest News

Pembawaanya kalem dan santai, penampilanya juga tidak jauh berbeda dengan petani kebanyakan, nada bicaranya pelan namun takjarang diselingi dengan canda. Itulah sosok Winarto 53 tahun ketua CLG (Community Learning Group) Desa Sedarat Kec. Balong Kab. Ponorogo. Winarto baru saja terpilih dalam Workshop pembentukan CLG di Sekretariat STAPA Center di Desa Sedarat 20 Juli 2013. Selain dilakukan pemilihan pengurus harian, kegiatan tersebut juga berhasil merumuskan visi dan misi CLG Desa Sedarat. Terwujudnya Kesejahteraan Petani Desa Sedarat dipilih sebagai visi CLG Desa Sedarat, Visi ini akan diwujudkan melalui beberapa Misi yaitu; meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam bidang pertanian, meningkatkan perekonomian keluarga petani dan mengembangkan kerjasama dengan pemerintah ataupun swasta.

Winarto merupakan putra daerah karena memang asli kelahiran Desa Sedarat, hanya saja semasa remaja ia sempat mengembara untuk mencari pengalaman terutama di bidang pertanian. Winarto menjelajah beberapa daerah di Jawa Timur  hal ini dilakukannya setelah terpaksa putus sekolah, waktu itu Winarto masih di bangku SMP, Keputusan tersebut diambil karena kondisi ekonomi keluarga. Pada tahun 1981 Winarto kembali ke Desa Sedarat dan bekerja membuat anyaman bambu bersama dengan keluarganya.

Print

Written by Administrator. Posted in Latest News

Mereka baru beranjak dewasa. Semangat untuk menimba ilmu masih menggebu-gebu. Siapa sangka keseriusan 45 mahasiswa The Bandung Hotel School (TBHS) memperdalam ilmu pariwasata itu berujung kemalangan. Wajah-wajah belia dan lugu itu menjadi sasaran empuk sindikat trafficking untuk dikirim ke luar negeri sebagai tenaga kerja dengan kedok magang kerja.

Awalnya para mahasiswa itu mengikuti praktik magang kerja sebagai salah satu persyaratan kurikulum TBHS. Namun, ada juga yang mengetahui lowongan itu melalui iklan di media massa Bandung. "Waktu itu saya lihat iklan di media massa. Iklan itu sebenarnya lowongan kerja, tapi berkedok management training," tutur Siti Sekar Nusantari, alumnus Shoreline College Seattle Amerika Serikat, kepada VHRmedia.com, Kamis (26/7).

TOP