DESIGNED BY DILA
shop-ad.jpg
Print

Written by Administrator. Posted in Latest News

PASURUAN - M. Yasin, bocah berusia 3 tahun asal Prigen, kini jadi perhatian di RSUD Bangil. Pasien kiriman dari Puskesmas Prigen itu tubuhnya kurus kering akibat menderita gizi buruk. Di mulutnya pun terlihat ada luka.
Sejumlah pengunjung RSUD yang melihat kondisi bocah itu kemarin spontan nyeletuk miris. "Masyaallah. Saakene arek iki. Kari balung karo kulit tok (Kasihan anak ini. Tinggal tulang sama kulit saja, Red)," ujar salah satu pengunjung saat melihat Yasin dibawa masuk ke zal anak RSUD Bangil.

Karena alasan tertentu, pihak RSUD tidak mengizinkan wartawan untuk melihat lebih dekat, apalagi sampai memotret M. Yasin. "Jangan Mas, Mbak. Ini masih dicek sama dokter," kilah Direktur RSUD dr Herly Handayani kepada para wartawan.

Print

Written by Administrator. Posted in Latest News

WARGA Pasuruan berduka, peristiwa memilukan terjadi di bulan Ramadhan. Sebanyak 21 perempuan tewas berdesakan dan terinjak-injak kala berebut zakat sebesar Rp 20.000 dari seorang warga H Saikhon, 55, warga Gang Pepaya, Jalan dr Wahidin, kelurahan Purutrejo, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, Jawa Timur, Senin (15/9).

Meski pembagian zakat baru dilangsungkan sekitar pukul 09.00 WIB, namun sejak pukul 06.00 WIB, ribuan dhuafa dari Kota dan Kabupaten Pasuruan, mulai berdatangan di sekitar lokasi.

Memasuki pukul 09.00 WIB, zakat mulai dibagikan oleh sejumlah panitia yang dikoordinir oleh dua putra H Saikhon, yakni A Cholid yang akrab dipanggil Vivin dan Faruk bersama sejumlah pegawai H Saikhon baik perempuan maupun pria yang berjumlah sekitar 10 orang. H Saikhon beserta istrinya, Hanifah mengawasi jalannya pembagian zakat dan mendampingi wanita yang membagikan uang.

Print

Written by Administrator. Posted in Latest News

GRATI - Sembilan anak asal Dusun Kalipang Krajan, Desa Kalipang Kecamatan Grati Pasuruan kemarin (21/10) pagi mendatangi Polsek Grati. Mereka melapor telah dipukuli pemilik mini market Kopontren di Desa Kalipang.

Sembilan anak tersebut adalah Abdul Rohim, 13; Abdul Fatah, 14; Lukman Hakim, 12; Ainul Lutfi, 14; Damiri, 14; Zainal Abidin, 13; Imron Rosadi, 13; Makdum ibrahim, 11; dan Abdul Rohim, 11. Saat melapor kemarin ada beberapa yang didampingi orang tuanya.

Intinya mereka tidak terima dengan aksi pemukulan yang terjadi Senin (20/10) malam. Menurut mereka, pemukulan itu terjadi karena mereka dituduh pernah melakukan pencurian di mini market itu.

TOP