DESIGNED BY DILA
shop-ad-books.jpg

Ketika berkunjung ke Sidoarjo kemarin, Menteri Pemberdayaan Perempuan Meutia Hatta dilapori soal indikasi trafficking anak-anak korban lumpur di Porong yang dijadikan pekerja seks komersial (PSK). Laporan tersebut berdasar temuan Kelompok Peduli Perempuan dan Anak Korban Lumpur (Kepak) di lapangan.

Temuan tersebut disampaikan secara langsung kepada Meutia saat menghadiri peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) XIV di Pendapa Kabupaten Sidoarjo. Sebelumnya, temuan Kepak itu dikoordinasikan dengan Pusat Perlindungan Perempuan dan Anak (P3A) Sidoarjo.

SIDOARJO - Tingginya angka kematian orang dengan HIV/AIDS (ODHA) menggerakkan pemerintah untuk menyusun langkah lebih baik. Tahun ini, data terakhir dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Sidoarjo menunjukkan, penderita ODHA meningkat sekitar 30 persen.

Win Hendrarso selaku ketua Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Sidoarjo mengatakan, meningkatnya ODHA di Sidoarjo membangkitkan pemerintah untuk terus bergerak memperjuangkan hak mereka. ''ODHA perlu perlindungan dari berbagai pihak," ujarnya.

GRATI - Sembilan anak asal Dusun Kalipang Krajan, Desa Kalipang Kecamatan Grati Pasuruan kemarin (21/10) pagi mendatangi Polsek Grati. Mereka melapor telah dipukuli pemilik mini market Kopontren di Desa Kalipang.

Sembilan anak tersebut adalah Abdul Rohim, 13; Abdul Fatah, 14; Lukman Hakim, 12; Ainul Lutfi, 14; Damiri, 14; Zainal Abidin, 13; Imron Rosadi, 13; Makdum ibrahim, 11; dan Abdul Rohim, 11. Saat melapor kemarin ada beberapa yang didampingi orang tuanya.

Intinya mereka tidak terima dengan aksi pemukulan yang terjadi Senin (20/10) malam. Menurut mereka, pemukulan itu terjadi karena mereka dituduh pernah melakukan pencurian di mini market itu.

TOP