DESIGNED BY DILA
banner kiri.jpg

Masih rendahnya  kualitas demokrasi yang terjadi di Indonesia menjadi salah satu perhatian dari STAPA Center. Bekerjasama dengan Ditjen Kesbangpol Kemendagri, STAPA Center menyelenggarakan Workshop “Menggali Nilai-nilai Budaya dan Kearifan Lokal Masyarakat Jombang Dalam Pengembangan Demokrasi Di Jombang Bagi Ormas dan LSM Se-Jombang” workshop ini diadakan pada Selasa 19 Maret 2013 di Ruang Suro gedung Pemkab Jombang dan diikuti oleh  53 orang peserta dari berbagai Ormas dan NGO yang ada di Jombang.

“Realitas yang tampil di permukaan dalam parktik demokrasi di negeri kita saat ini sangat jauh dari subtansi demokrasi itu sendiri. Lihat saja begitu kasat matanya paraktik politik uang, pejabat publik dengan segala perilaku yang tidak terpuji seperti  korupsi dalam segala ragam bentuknya, tindakan represif serta anti kritik. Macetnya aspirasi masyarakat dan semakin banyaknya produk hukum yang sama sekali bertolak belakang dengan kepentingan publik adalah fakta bahwa praktik demokrasi kita belum menyentuh subtansi, hal ini memperkuat tekat kami untuk menyelenggarakan Workshop ini” Ujar Zainul Faizin Direktur STAPA Center

Taipei 1010.

Gedung pencakar langit tertinggi di dunia untuk suatu saat. Aktivitas seismis di Taipei dalam bentuk gempa bumi kecil telah meningkat tajam sejak pembangunannya dimulai sejak tahun 1997. Dipercayai, itu karena penumpukan 700.000 ton material di satu tempat yang sama. (do good design-David B. Berman)

Jum’at, 06 Juli 2012 Pagi yang teduh dengan irama gamelan yang mengiringi, bertempat di Balai Kecamatan Dlanggu Mojokerto, Ibu-ibu PKK dan perangkat desa berlatih membatik. Pelatihan yang dilakukan oleh STAPA Center Pasuruan bekerjasama Dirjen Kesbangpol Kemendagri tersebut difasilitasi langsung oleh Sanggar Bening dari Surabaya.

Acara yang berlangsung dari jam 08.00 pagi ini dihadiri oleh 50 peserta dari perwakilan desa di kecamatan Dlanggu. Dan dibuka langsung oleh Bapak Nunuk Jatmiko S.Sos,M.Si selaku Camat Dlanggu, Dalam sambutannya ia mengemukakan bahwa kegiatan pelatihan membatik ini sesuai dengan Visi dan Misi Bupati Mojokerto, yaitu pencanangan batik Khas Mojokerto. “Kami sangat merasa bahagia dan berterimaksih kepada STAPA Center Pasuruan dengan adanya kegiatan ini, karena Pelatihan Batik ini merupakan sejalan dengan program bapak Bupati Mojokerto, H Mustofa Kamal Pasa, SE yaitu pencanangan batik khas Mojokerto. Dan Saya berharap para peserta dapat bersungguh-sungguh dalam pelatihan ini. Sehingga kelak setelah ini dapat menggali potensi batik khas Dlanggu yang dapat di Pasarkan secara nasional.”Tuturnya.

TOP