Wed. Oct 28th, 2020

Bergerak Bersama Petani Perempuan

Sebagian besar program pemberdayaan petani yang dilakukan Stapa Center Nganjuk difokuskan pada pemberdayaan petani perempuan. Jumiati yang menjadi salah satu anggota kelompok petani perempuan dusun dampit sangat berterima kasih dengan program pemberdayaan petani yang diberikan oleh Stapa.

Jumiati merupakan salah satu petani perempuan yang terhitung aktif mengikuti setiap kegiatan Stapa Center. Bersama petani perempuan lain dusun dampit, Jumiati melakoni proses belajar dengan penuh semangat. Kini, dia pun mengerti peran strategis yang perlu diambil oleh petani perempuan untuk memajukan keluarga dan pertanian desa.

Tindak lanjut program Stapa Center juga sangat diharapkannya dalam upaya mengawal proses perjalanan organisasi tani perempuan beserta kelompok usaha perempuan yang telah dibentuk. Jumiati yang diberi mandat untuk menjadi bendahara CLG (Community Learning Group) ini mengaku masih membutuhkan banyak pelajaran dan bimbingan. Sebagai ibu rumah tangga dan bendahara organisasi tani, tentu akan sangat merepotkan jika tidak mempunyai pola manajemen keluarga yang tertata rapi.

Dia pun menyadari minimnya potensi diri dalam mengelola sebuah organisasi. Meski sudah pernah menjadi pengurus di beberapa organisasi, namun dirinya ingin memperoleh pengalaman baru menjadi pengurus di organisasi tani. Jumiati juga mengucapkan banyak terima kasih kepada Stap, karena telah diberangkatkan ke pelatihan penyampaian informasi Agriculture Labour Practices (ALP) di Trawas. Menurutnya, baru pertama kali menjadi delegasi dalam pelatihan dan tentunya sangat berarti dalam hidupnya. Oleh karenanya, Jumiati sangat mengharapkan tindak lanjut dari program pemberdayaan Stapa, agar dirinya mendapatkan bimbingan dalam mengelola sebuah organisasi.

Banyak pengetahuan dan pengalaman baru yang dia peroleh bersama petani perempuan lainnya. Terutama pada penggalian potensi perempuan sebagai manajer dalam keluarga, dan pemanfaatan potensi lokal di desa sebagai penopang ekonomi keluarga. Dirinya yang telah mengikuti banyak kegiatan bersama Stapa telah mendapatkan banyak pengetahuan baru dalam mengelola potensi sumber daya lokal. Hal ini dapat menjadi modal awal bagi dirinya untuk bangkit dan bergerak bersama petani perempuan lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories