Candi Sumber Tetek Jadi Destinasi Rujukan Desa Wisata di Kabupaten Pusuruan


Potensi lokal desa harus benar – benar dikuatkan dan digali untuk pengembangan wisata desa, sebagai bentuk upaya mensejahterakan masyarakat desa.

Hal itulah yang tergambar dalam workshop “Penguatan Potensi Lokal Desa Untuk Pengembangan Desa Wisata”di Desa Wonosunyo, Kecamatan Gempol, Senin (31/1/2022).

Kegiatan yang diinisiasi Sampoerna Untuk Indonesia melalui Stapa Center sebagai mitra pelaksana ini difokuskan untuk mengembangkan potensi desa dan mendongkrak perekonomian masyarakat.

Manajer Program Stapa Center J. Lutfi mengatakan, Desa Wonosunyo ini memiliki potensi budaya yang sangat luar biasa.

Dikatakan dia, di sini ada Candi Belahan (Candi Sumber Tetek) yang sudah menjadi destinasi wisata rujukan selama ini. Sayangnya, ia menilai potensi ini belum digarap serius.

“Kami akan mendampingi proses peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) teman – teman pokdarwis ini,” katanya.

Dia mengaku akan melibatkan dan kolaborasi dengan banyak pihak antara lain pokdarwis, BPCB dan Perhutani sebagai stakeholder, juga karang taruna dan lainnya.

“SDM kita tata, dan kita buatkan program. Teman teman di pokdarwis ini lokomotif  pengggeraknya, jadi harus memiliki bekal yang cukup,” tambahnya.

Ia berharap, teman – teman bisa membuat konsep desa wisatanya, mengelola kunjungan, mempromosikan, dan memasarkan.

“Nanti di dalamnya, akan ada pelatihan media promosi desa wisata, konsep ditata, keuangannya juga ditata dan masih banyak lagi,”lanjutnya.

Diharapkan, ini bisa mendapatkan nilai tambah untuk masyarakat. Ia menyebut, wisata memiliki multiplayer effect.

“Bisa mendongkrak perekonomian masyarakat, bisa mensejahterakan masyarakat dan menambah potensi Pendapat desa,” paparnya.

Ia berharap, masyarakat jangan sampai jadi penonton karena potensinya luar biasa. “Perlu ada sentuhan yang konkret,” tambahnya.

Camat Gempol Taufiqul Ghony mengapresiasi langkah yang diambil Stapa Center ini. Menurutnya ini langkah positif untuk kemajuan wisata desa.

“Pak bupati juga mengarahkan untuk satu desa satu wisata. Ini saya apresiasi, dan mudah – mudahan ini bisa menjadi wisata desa yang menjadi rujukan, lebih rapi dan lebih tertata,” pungkas dia.

Sumber : https://surabaya.tribunnews.com/2022/01/31/stapa-center-poles-candi-sumber-tetek-jadi-destinasi-rujukan-desa-wisata-di-kabupaten-pusuruan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories